Hotel Hopping, Kerja sambil cuci mata.





Pernah denger istilah 'Club Hopping'?

Kalo di urbandictionary.com - kamus online yang khusus memuat pengertian dari kata-kata yang terbentuk oleh perkembangan jaman alias pop culture - Club Hopping is the act of going to multiple club in one night.    

Jadi katanya Club Hopping itu kegiatan pergi dari satu club ke club lainnya dalam satu malam. Nah, terinspirasi dari istilah tersebut, maka saya menyematkan 'Hotel Hopping' menjadi judul blog saya kali ini. Bukan tanpa sebab juga saya asik-asik pake istilah 'hopping' tadi. Karena di bulan Juni kemarin, saya baru aja bisnis trip ke beberapa kota di Indonesia yang melibatkan banyak hotel.

Ngapainnya sih ga perlu diceritakan ya, namapun urusan kantor, pasti membosankan. Tapi yang pasti saya jadi banyak tahu dan juga (ini yang penting) dapat menikmati fasilitas dari berbagai macam hotel di kota-kota itu (kemudian puter-puter syal sambil bilang, Alhamdu...lillah!)

Di minggu pertama di bulan Juni dimulai dengan Balikpapan. Ya, seumur-umur belum pernah mendaratkan diri ini ke Borneo Island nan tersohor itu. Sekalinya pergi, ternyata buat urusan kantor. Seneng juga sih, mengingat saya orang Indonesia dan rasanya malu juga udah pernah ke negeri orang tapi Kalimantan aja belum khatam. Makanya, bisa ke salah satu pulau terbesar penghasil segala rupa dari perut bumi ini seneng banget.
Balikpapan adalah salah satu kota industri minyak terbesar di Indonesia. Pertamina punya lahan untuk kilangnya di Balikpapan yang begitu luas. Bahkan ada sebuah jalan yang diberi nama Jalan Minyak karena jika melintasi jalan itu maka pemandangan yang terhampar adalah deretan lumbung minyak maha besar dengan kapasitas tampung sampai puluhan ribu liter minyak bumi milik Pertamina!


Foto di atas diambil dari salah satu kamar hotel di  Hotel Blue Sky Balikpapan. 
Lihat deh menara-menara pipa yang menjulur ke angkasa. Keliatan banget kalo Balikpapan memang adalah kota industri. Walau kotanya terletak persis di pinggir pantai, sayangnya pantainya kurang bagus buat dipakai leisure activity. Menurut hasil dari obrolan dengan salah satu orang lokalnya, pantainya kurang bersih dan bahkan tercemar minyak. Sayang banget ya. 

Balikpapan menurut saya cukup asik juga buat jadi tempat tinggal. Walau katanya salah satu kota termahal di Indonesia, tapi kotanya engga terlalu besar. Kemana-mana dekat. Dan yang terpenting; ga ada macet! 
Eh, Balikpapan juga terkenal banget sama kuliner seafoodnya, loh. Terutama kepiting. Ada restoran seafood terkenal di sana namanya Dandito yang terkenal sama masakan olahan kepitingnya. Tapi, saya malahan makan kepiting di restoran Hotel Blue Sky Balikpapan, habis gratis sih hehehe ...

Kepiting saus telor asin dari Hotel Blue Sky Balikpapan, Endezz Banggezz!

Enggak semua hotel yang saya kunjungin, saya foto sih. Jadi fotonya cuma beberapa aja ^^ - Yang paling menarik menurut saya kalo secara disain interior itu adalah Novotel Balikpapan. Lalu Aston Balikpapan yang lobbynya sangat menawan hati. Soalnya langsung menghadap laut.

Pemandangan dari Lobby Hotel Aston Balikpapan yang persis di pinggir laut
Terus, satu lagi hotel yang unik. Yaitu hotel Hakaya Plaza yang lantai dasarnya jadi lokasi boarding penumpang Lion Air. Karena, hotelnya sendiri memang terletak persis di area Bandara Sepinggan. Pemandangan dari restorannya saja adalah apron sepinggan, loh. Jadi sambil lunch sambil menikmati hilir mudik pesawat-pesawat komersil di luar yang tepat berada di sisi laut, keren deh, cocok banget sebagai hotel transit.

Hotel-hotel tempat saya menginap di Balikpapan; Grand Senyiur Hotel, dan Ibis Hotel


Minggu berikutnya di bulan Juni, saya terbang ke Medan. Salah satu kota besar di Indonesia dan ibukota dari Provinsi Sumatera Utara. Girang banget pas tau destinasi berikutnya adalah kota ini. Soalnya, Medan jadi salah satu kota yang kepengen banget saya datengin buat jalan-jalan. Well, walau kali ini ke Medan untuk urusan kerjaan, setidaknya ini adalah sebuah 'prequel' menuju traveling saya yang sesungguhnya ke tempat ini.

Tambah kepengen ke Medan ketika dalam salah satu episodenya "Jalan-Jalan, Men!" (btw, saya suka banget sama Jebraw, si anak gila hahaha) dari www.malesbanget.com destinasinya adalah Medan. Ah, mesti dan patut balik lagi ke Medan, nih!

Cikal bakal Bentor Medan






























Engga seperti Balikpapan yang belum memiliki hotel chain international walau spending power dari penduduknya cukup bagus, Medan punya JW Marriott sebagai satu-satunya hotel bintang 5 dari chain international. Mungkin karena Medan adalah kota terbesar ketiga di Indonesia, ya (sumber berita) setelah Jakarta dan Surabaya.

Jalanan di Medan lebih berasa 'kusut' daripada Balikpapan. Lalu kualitas jalannya juga kurang oke. Belum lagi banyaknya jalanan satu arah yang bikin satu hotel dengan hotel lainnya dekat tapi jauh, dan (berasa) jauh tapi sebenarnya dekat. Di Medan juga udah ketemu sama macet nih. Terutama rush hour walau belum sedasyat biangnya macet; Jakarta.

Aryaduta Medan. Malam pertama saya stay di sini dengan pool view dari balkon kamar ^^
Malam kedua pindah Swissbel Hotel, Medan. Saya suka bathroomnya ^^





Malam terakhir di JW Marriott, Medan.

Diantara ketiganya saya paling suka JW Marriott karena king sized bednya dilengkapin 6 bantal! hahaha...dan saya sekamar sendirian. Kalau untuk Bathroom saya lebih suka Grand Swiss-belhotel. lebih nyaman. Untuk Aryaduta, paling seneng sama jendelanya yang menghadap kolam renang.

Karena ini juga lagi kunjungan bekerja, jadi saya engga sempat menikmati wisata kuliner di Medan. Apalagi partner kerja saya yang orang Singapura itu parno banget sama makanan pinggir jalan. Ya sudahlah akhirnya cuma bisa makan makanan di restoran hotel. 

Di Medan cuci mata saya cuma dari atas mobil. Ngelewatin Istana Maimun, Mansionnya Tjong A Fie, Vihara Gunung Timur dan lain-lain. Iya, cuma ngelewatin doang, hufft...
Untungnya hari terakhir masih sempet beli oleh-oleh paling menstrim kalo abis dari Medan. Iya selain bika ambon, apalagi kalo bukan bolu gulung Meranti, yang belinya pake antri, kaya beli buat sembako idul fitri (it's a rymee~ hahaha)
Pemandangan Kota Medan dari atas kamar hotel di JW Marriott

Minggu ketiga masih di bulan yang sama, saya mesti pergi ke daerah Anyer-Cilegon-Serang. Kerjaannya masih sama, seputaran survey dari hotel ke hotel. Saya menghabiskan malam pertama di Hotel Acacia Anyer. Hotelnya sih masih baru, sayangnya kurang terawat dan kurang bersih. Lagi pula saya sih memang lebih suka City Hotel daripada resort hotel di daerah pantai.

Duh, yang paling bikin bete dari semuanya adalah akses jalan dari dan ke Anyer. Karena kalau dari arah Serang-Cilegon menuju Anyer, kita harus melewati kawasan Industri yang mana akses jalan didominasi oleh kendaraan-kendaraan besar semacam truk-truk peti kemas dan container. Alhasil, macetnya bikin senewen. Apalagi di hari kedua kami mesti back and forth antara Anyer-Cilegon-Serang-Anyer. Belum lagi masih banyak titik-titik jalan yang sedang dalam perbaikan, serta ruas jalan yang engga terlalu lebar.

Untungnya di hari kedua saya pindah ke Marbella hotel. Lumayanlah, meng-upgrade hotel menjadi lebih nyaman.
Pemandangan dari Balkon kamar tidur saya di Marbella Anyer
Walau sedang visit ke daerah pantai, tak sekalipun kita ada waktu buat sekedar mampir ke tepi pantai. Untungnya di hari terakhir saya stay di Hawaii A Club bali resort. dan makan malam di restorannya yang persis berada di tepi laut lengkap dengan suara debur ombaknya. Jadi bisa sedikit merasakan hawa pantainya :)

Resort Hawaii A Club ini tadinya khusus member, sampai mereka memutuskan di buka juga buat umum untuk meningkatkan revenue. Dengan model mini apartment, resort  ini cocok banget buat keluarga. Jadi untuk tipe yang paling murah, yaitu studio saja sudah terdiri dari tiga ruangan berbeda. Yaitu ruang kamar tidur, kamar mandi dan ruang tamu yang menyatu dengan dapur.
Sumpah, dapurnya lengkap banget. Mulai alat masak, piring, gelas, bahkan sabun cuci plus spon-nya disediakan pihak resort. Asik nih meningap di sini sambil membawa bahan-bahan untuk masak. Mengingat lokasinya juga aga' jauh dari restoran-restoran pinggir jalan. Fasilitas untuk beraktifitas keluarganya juga cukup lengkap. Apalagi kalau lihat kolam renangnya. Wah, anak-anak pasti girang banget deh.

Pemandangan dari balkon kamar saya di Hawaii A Club Anyer


Di minggu terakhir, saya mesti menemani partner kerja lain; kali ini orang India, untuk menggarap survey untuk budget hotel di seputaran Jakarta. Wah, bisa dibayangkan level stressnya kami karena mesti menghadapi kemacetan Jakarta plus harus hopping dari satu hotel ke hotel budget lainnya sesuai schedule. Belum lagi saat itu Jakarta kerap diguyur hujan. Hwaa...tahu sendiri Jakarta macetnya udah kaya apa itu kalo dibarengin sama hujan di jam-jam sibuk T___T

Alhamdulillah akhirnya kami bisa memenuhi target list hotel yang kami survey. Untuk tempat menginap, saya ga' mau pulang-pergi dari rumah tinggal saya yang di pinggiran Jakarta. Bisa-bisa jadwal meetingnya ga' ke-uber.
Hotel Akmani Jakarta

Akhirnya kami stay di Hotel Akmani di daerah Wahid Hasyim. Hotelnya oke banget untuk ukuran hotel lokal bintang tiga. Oke dalam segi interior design dan keapikannya. Staffnya juga sigap. Saya punya sedikit pengalaman yang bikin saya respek sama petugas hotel Akmani.
Handphone saya tertinggal di lobby lounge hotel tersebut. Waktu itu saya lupa sembarangan menaruh HP yang sedang saya charge di power bank di sofa yang saya duduki. Saya baru sadar HP saya tertinggal ketika saya sudah ada lokasi meeting berikutnya.
Panik, saya buru-buru kembali ke Hotel Akmani. Saya ingat betul lounge nya sore itu cukup banyak tamu yang sedang duduk karena di luar sedang gerimis. Untungnya lokasi meeting saya itu tidak jauh dari hotel Akmani. Syukurlah HP saya sudah di 'selamatkan' oleh petugas hotel Akmani. Thanks ya Pak ^^ - Masih milik saya itu tandanya.


Begitulah kisah Hotel Hopping saya dalam rangka pekerjaan. Tapi senyaman-nyamannya traveling untuk urusan bisnis, tetep sih paling enak traveling untuk urusan just because I want to travel alias for leisure time ^^

4 comments:

FIKi said...

Asiknyoooo...
Yuuukkk winstoners nginep di tmpt yg dkt2 - bagus - affordable...pekerjaanmu bikin akuw ngiler deh.... ^_^

Tatz Sutrisno said...

Jangan ngilerrr...keliatannya aja enak kok, sebatas keliatan hahahah...
Hayukkk winstoners jalan2 barenggg ^^

Veni said...

Tatz..ngiler jg......

Tatz Sutrisno said...

*Elapin ilernya :)) - thanks udah berkunjung, Vennn